Walikota Bogor Diani Budiarto menghimbau kepada seluruh umat Islam di Kota Bogor untuk tetap bersikap tenang dalam menghadapi berkembangnya pro dan kontra pembubaran jemaah Ahmadiyah. “Kita tunggu sikap resmi atau keputusan pemerintah terhadap usulan bakor pakem tentang pelarangan aktivitas Ahmadiyah, “ tandas Diani salam sambutannya disampaikan Asisten Sosial Ekonomi (Sosek) H Indra M Rusli dihadapan ratusan umat Islam yang menghadiri peringatan Maulid di Masjid Agung Bogor, Jalan Dewi Sartika Bogor Tengah, Kamis (1/5)
Sementara itu di wilayah Kabupaten Bogor aksi menentang kelompok Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di terjadi di Kampung Ciaruteun Udik, Desa Ciaruteun, Kecamatan Cibungbulang, Rabu (30/4) lalu Sekelompok orang berusaha ingin membakar tempat ibadah milik JAI, namun aksi itu berhasil digagalkan setelah dilakukan negosiasi dengan petugas Polres Bogor dan Polwil Bogor. Dalam aksinya mereka hanya menurunkan genting atap tempat ibadah tersebut.
Diperoleh informasi kejadian tersebut bermula ketika sekelompok orang berbondong-bondong mendatangi tempat ibadah JAI di kawasan tersebut. Untuk mencegah terjadinya tindak anarkis petugas gabungan yang terdiri dari Polres dan Polwil Bogor secepatnya tiba di lokasi tersebut. Dengan membuat pagar betis agar massa tidak menyeruak masuk ke tempat ibadah JAI itu.
Setelah dilakukan negosiasi massa hanya dibolehkan membongkar atap tempat ibadah milik JAI, sehingga tidak lama kemudian massa berhamburan menaiki atap tersebut. Pencopotan atap ini atas inisiatif petugas dan massa agar tidak terjadi tindak anarkis, kata Kapolres Bogor AKBP Arif Ontowiryo di lokasi kejadian.
Imama Subki salah seorang warga mengatakan bahwa warga sekitar sudah memperingatkan kepada anggota JAI agar tidak menggunakan tempat ibadah tersebut. Namun tidak diindahkan oleh anggota JAI sehingga terpaksa diambil langkah tegas seperti yang dilakukan sekarang ini.
Sebelumnya sudah memperingatkan kepada mereka untuk tidak menggunakan tempat ibadah itu tapi tidak diindahkan sehingga terpaksa kami bertindak tegas, tandasnya.
Sementara itu Pimpinan JAI cabang Ciaruteun, Ahmad Hidayat mengaku kecewa terhadap tindakan yang dilakukan oleh warga tersebut. Kami minta kepada masyarakat untuk menghormati JAI di kampung ini karena JAI tidak pernah mengganggu pihak lain. Kami minta petugas bertindak tegas terhadap para pelaku, tegasnya.(iso/red)
Kembali Ke Home

1 komentar:
Malik ar’asy
Click http://www.intimidasi1942.blogspot.com
Posting Komentar