KEMANG - Tumpukan sampah di ruas Jalan Raya Kemang-Parung sepertinya menjadi pemandangan biasa bagi warga sekitar dan pengguna jalan. Setiap terjadi hujan lebat, ruas jalan tersebut tergenang air yang meluap dari drainase di sepanjang jalan dan membawa sampah setelah banjir surut.
Meluapnya air ke jalan karena tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Ini mengakibatkan banjir hingga lebih dari 30 cm atau selutut orang dewasa. Hal ini pun sudah diketahui Kepala Desa Kemang Ugan Suganda yang telah berupaya membersihkan saluran tersebut. Dia hanya mengimbau kepada warga untuk tidak membuang sampah di saluran air. Namun, imbauan tersebut tidak pernah dihiraukan. Terbukti, sampah tetap menumpuk. Banjir pun tak terhindarkan setiap kali hujan lebat.
"Yang dirugikan selama ini adalah pengguna jalan yang harus mendorong kendaraannya karena mesin mati terendam air. Sedangkan masyarakat sekitar juga berisiko terjangkit penyakit gatal-gatal dan diare," terangnya.
Sementara Kepala UPTD Binamarga dan Pengairan wilayah Parung Suprapto menuturkan, pihaknya sudah menerima surat dari Dinas Binamarga Balai Pengelolaan Jalan wilayah Pelayanan I Cianjur Provinsi Jawa Barat No. 942/156/BPJw-i Cjr yang berisi rencana informasi program kerja. Salah satu butirnya melakukan perbaikan sarana jalan di ruas Jalan Kemang-Parung yang meliputi perbaikan saluran air.
"Karena jalan tersebut termasuk jalan provinsi, perbaikan juga menjadi tanggung jawab Binamarga Provinsi. Tapi, dalam waktu dekat akan terlaksana karena suratnya sudah kami terima," ujarnya.
Rencana perbaikan tersebut mendapat respons positif dari warga. Namun, mereka berharap perbaikan tidak hanya digembar-gemborkan. Sebab, realisasi secepatnya lebih diharapkan sebagai bukti kepedulian pemerintah. (rp2)
Selasa, 06 Mei 2008
Tumpukan Sampah Hiasi Jalan Raya Kemang
Sumber: Radar Bogor, 06-05-2008 12:10 WIB
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar